Balada Orang "Kampung"

9 tahun hidup di Jakarta udah gak asing lagi kalau kemana-mana ketemunya orang daerah atau dimana-mana ternyata yang kerja orang daerah atau tanpa sengaja di jalan denger orang ngomong bahasa daerah. Iya, udah gak kaget lah ya, mayoritas orang Ibukota itu perantau dari daerah.


Ada satu hal yang menjadi mindset orang kota tentang apa itu kampung, yaitu bahwa di kampung itu rumah-rumahnya punya halaman luas dan orang kampung itu punya sawah yang luas. Mmm...mungkin sebagian benar, tapi nyatanya tidak semua kampung atau orang kampung seperti itu loh.

Seperti halnya kampung saya. Di kampung saya yang tergolong kampung yang gede, itu pun masih dusun  (belum jadi desa sendiri), jarang ada rumah yang punya halaman apalagi halaman yang luas. Sawah memang banyak dan luas, tapi gak setiap orang di kampung memilikinya. Karena bisa dibilang mata pencaharian utamanya bukan bertani.

Dan jangan kira hanya kampung saya yang seperti itu (red : rumah-rumahnya tidak punya halaman) tapi beberapa kampung lain di kabupaten saya memang sebagian besar seperti itu. Mungkin kalau untuk desa-desa pinggiran kota atau di perbatasan masih ada yang punya halaman luas atau kebun di belakang rumah, tapi itu sangat jarang dan tidak setiap rumah.

 Foto dari Google Maps


Kalau lihat ligkungan kampung saya, mungkin ada yang bakal bilang itu bukan di kampung, karena memang sudah sangat padat. Hampir sama padatnya dengan perkampungan di Jakarta. Bedanya, walaupun perkampungannya padat, tapi perkampungannya masih dikelilingi sawah-sawah luas nan hijau dan pemandangan sepasang Gunung nan indah. Ya, kampung saya memang sekelilingnya Gunung dan pegunungan, jadi gak heran walaupun rumah saya termasuk dibawah dan jauh dari gunungnya, udaranya masih terasa sejuk sepanjang hari.


Foto dari di pagi hari

So, penasaran sama kampung saya?  Lets come and visit The Beautiful Wonosobo 😍

Cheers,
Bulek

Comments